BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Stefanus Liow Serap Aspirasi Wartawan Bitung, Soroti Pelayaran, LPG 3 Kg Hingga Distribusi Beras SPHP



Garda Rakyat Nusantara.Onlinr, Bitung – Anggota DPD RI / MPR RI Dapil Sulut, Stefanus B.A.N. Liow.,M.A.P., menggelar silaturahmi bersama sejumlah wartawan di Kota Bitung. 


Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari perkembangan pelayaran kapal penumpang hingga persoalan distribusi kebutuhan pokok masyarakat.


Dalam diskusi itu, Stefanus Liow menyoroti perkembangan operasional kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Bitung. 


Ia menekankan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pelayaran, termasuk dugaan adanya kendaraan bermuatan yang putus leasing dan diselundupkan melalui jalur laut.


Selain itu, ia juga menyinggung persoalan keselamatan di area pelabuhan, khususnya terhadap pedagang asongan yang beraktivitas di sekitar kapal. 


Menurutnya, aspek keselamatan mereka perlu menjadi perhatian serius, terlebih dengan adanya peredaran minuman keras tradisional seperti captikus dengan kadar alkohol tinggi yang berpotensi membahayakan dan bahkan memicu ledakan jika tidak diawasi dengan baik.


Pada kesempatan yang sama, Stefanus Liow turut menyoroti penyaluran LPG 3 kilogram yang dinilai masih kerap tidak tepat sasaran. 


Ia menegaskan bahwa LPG subsidi tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, bukan untuk pelaku usaha seperti laundry maupun aparatur sipil negara (ASN) atau pejabat eselon.


“Saya pernah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mendatangi camat di salah satu kecamatan di Tondano terkait persoalan ini. LPG 3 kilogram sudah diatur peruntukannya. Jangan sampai digunakan oleh pihak yang tidak berhak,” tegasnya.


Ia juga menyampaikan komitmennya untuk berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) agar distribusi LPG subsidi benar-benar diawasi dan tepat sasaran, sehingga tidak merugikan masyarakat kecil.


Tak hanya itu, pembahasan juga menyentuh distribusi beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) agar tetap tersedia dan terjangkau bagi warga yang membutuhkan.


Melalui pertemuan tersebut, Stefanus Liow berharap sinergi antara pemerintah, operator pelayaran, dan media dapat terus terjalin guna memastikan pelayanan publik, distribusi energi, serta kebutuhan pokok masyarakat di Kota Bitung berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.


( Hs )

Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
);
f t P
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara