BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Matius Menda Naik Pimpin Rukun Torsina Lehupu, Pesan Tegas Hengly Madundang Jadi Sorotan


BITUNG, GARDARAKYATNUSANTARA.ONLINE — Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Rukun Torsina Lehupu tidak sekadar menjadi ajang ibadah syukur, tetapi juga menandai babak baru perjalanan organisasi. Dalam kegiatan yang berlangsung di Pantai Tanjung Merah, Kota Bitung, Minggu (25/10/2026), Matius Menda terpilih sebagai ketua baru, membawa harapan agar organisasi semakin berkembang dengan tetap menjaga nilai persaudaraan.

Pemilihan pengurus yang dirangkaikan dengan ibadah syukur tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam perayaan tahun ini. Pergantian kepemimpinan diharapkan mampu menghadirkan semangat baru sekaligus memperkuat komitmen seluruh anggota dalam membangun Rukun Torsina Lehupu ke arah yang lebih baik.

Berdasarkan hasil pemilihan, Matius Menda akan memimpin organisasi bersama Fresman Andris sebagai Wakil Ketua, Sendy Kasumbala sebagai Sekretaris, dan Lian Menda sebagai Bendahara.

Kepengurusan baru ini kini mengemban tanggung jawab untuk merangkul seluruh anggota, menjaga komunikasi, serta memastikan kebersamaan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui keterlibatan nyata dalam kehidupan organisasi.

Hengly Madundang: Pengurus Baru Tak Bisa Berjalan Sendiri

Di tengah momentum pergantian kepemimpinan tersebut, Ketua Panitia, Hengly Madundang, menyampaikan pesan mengenai pentingnya kebersamaan dan keterlibatan seluruh anggota dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

Hengly mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-12 dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Ia juga memberikan apresiasi kepada panitia serta anggota yang telah mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Namun, menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak cukup hanya mengandalkan ketua dan jajaran pengurus. Partisipasi seluruh anggota menjadi faktor penting agar roda organisasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Harapan saya, ke depan Rukun Torsina Lehupu bisa berjalan lebih baik lagi. Dengan semangat yang baru dan kepengurusan yang baru, kiranya kita semua dapat terus menjaga kebersamaan, saling mendukung dalam hal-hal positif, serta bersama-sama membangun rukun ini agar semakin maju,” ujar Hengly.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan baru membutuhkan kerja sama, komunikasi yang terbuka, dan komitmen bersama. Amanah yang diberikan kepada pengurus harus berjalan seiring dengan keterlibatan anggota dalam mendukung kegiatan serta menjaga hubungan kekeluargaan.

Hengly kembali menegaskan bahwa seluruh anggota perlu mengambil bagian dalam perjalanan organisasi, bukan menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada ketua dan pengurus semata.

“Ketua dan pengurus yang terpilih tentu membutuhkan dukungan dari seluruh anggota. Karena itu, mari kita tetap menjaga komunikasi, mengedepankan kebersamaan, dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Kalau kita bersatu dan memiliki tujuan yang sama, saya yakin Rukun Torsina Lehupu dapat menjadi lebih baik ke depannya,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kesamaan tujuan dalam organisasi. Sebab, pergantian kepemimpinan akan memiliki makna lebih besar apabila diikuti dengan semangat gotong royong, kepedulian terhadap sesama anggota, dan kesediaan untuk bekerja bersama.

HUT ke-12 Jadi Titik Awal Menatap Masa Depan

Dua belas tahun perjalanan Rukun Torsina Lehupu menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan organisasi sekaligus mempersiapkan langkah ke depan. Ibadah syukur yang digelar di Pantai Tanjung Merah bukan hanya menjadi ungkapan rasa syukur, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat ikatan persaudaraan.

Terpilihnya Matius Menda sebagai ketua baru menandai dimulainya tanggung jawab kepemimpinan berikutnya. Harapan besar berada pada kemampuan pengurus untuk menjaga kepercayaan anggota, membangun komunikasi yang baik, dan menggerakkan organisasi melalui kegiatan yang bermanfaat.

Di sisi lain, pesan Hengly Madundang memberikan penekanan bahwa kemajuan organisasi tidak ditentukan oleh pergantian nama dalam struktur kepengurusan semata. Konsistensi menjalankan tanggung jawab dan keterlibatan seluruh anggota menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan rukun.

Kelancaran perayaan HUT ke-12 juga tidak terlepas dari kerja panitia dan partisipasi anggota. Apresiasi patut diberikan kepada Hengly Madundang selaku Ketua Panitia bersama seluruh tim yang telah menjalankan tanggung jawab sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

Kini, dengan kepemimpinan baru di bawah Matius Menda, Rukun Torsina Lehupu diharapkan mampu melanjutkan perjalanan organisasi dengan komitmen yang semakin kuat.

Dua belas tahun telah dilalui. Tantangan berikutnya adalah menjaga kebersamaan, merawat persaudaraan, dan membuktikan bahwa kepengurusan baru mampu membawa Rukun Torsina Lehupu menuju masa depan yang lebih baik.


(Red_FRT)

Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
);
f t P ✓ ✉
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara