BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Kapolres Bitung Kawal Martin Tumbelaka dan Randito Maringka Sambangi Korban Kebakaran Pateten Satu, Warga Apresiasi


BITUNG, GardaRakyatNusantara.Online – Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., mengawal kunjungan Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka bersama Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos., saat menyambangi warga korban kebakaran di Kelurahan Pateten Satu, Lingkungan II, RT 006, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Selasa (20/10/2026).

Kunjungan tersebut diisi dengan peninjauan rumah-rumah terdampak kebakaran, dialog langsung bersama warga, pemberian penguatan kepada keluarga yang mengalami musibah, serta penyaluran bantuan untuk meringankan beban korban.

Pengamanan dilakukan personel Polres Bitung bersama Polsek jajaran dengan mengedepankan pendekatan humanis. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan itu, Martin Daniel Tumbelaka dan Randito Maringka menyambangi warga serta meninjau 14 rumah yang terdampak kebakaran. Keduanya juga berdialog dengan masyarakat di Posko Hangat untuk mendengarkan kebutuhan warga dan membahas langkah pemulihan pascabencana, termasuk penanganan tempat tinggal serta pendataan keluarga yang membutuhkan perhatian khusus.

Pada kesempatan tersebut, Martin Daniel Tumbelaka menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp25 juta dan lebih dari 100 paket sembako kepada warga terdampak.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban di tengah kondisi sulit pascakebakaran. Dialog yang berlangsung juga menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka terkait proses pemulihan.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa pengamanan kegiatan tidak hanya berorientasi pada kelancaran agenda, tetapi juga pada terciptanya rasa aman dan kenyamanan masyarakat, khususnya warga yang sedang menghadapi musibah.

“Pengamanan tidak hanya memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, tetapi juga memberikan rasa tenang dan nyaman kepada masyarakat, terlebih bagi warga yang sedang menghadapi musibah. Kami turut prihatin dan berharap warga terdampak tetap tabah. Polri akan terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen terkait untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bitung, di antaranya Kasat Reskrim AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Kasat Lantas AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H., serta Kapolsek Maesa dan Kapolsek Aertembaga. Pengamanan turut melibatkan personel terkait yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Bitung dan unsur lainnya.

Kehadiran para pejabat bersama jajaran kepolisian di tengah warga terdampak menjadi bagian dari upaya memastikan kebutuhan masyarakat didengar dan penyaluran bantuan berlangsung tertib. Warga pun disebut memberikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada keluarga korban kebakaran.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 16.30 WITA. Menurut keterangan Humas Polres Bitung, situasi selama kunjungan berlangsung aman dan kondusif.

Polres Bitung menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan pelayanan profesional, humanis, dan responsif, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan membantu warga yang membutuhkan.


(Red_FRT)

Baca Juga

Post a Comment

أحدث أقدم
);
f t P ✓ ✉
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara