BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Kapolres Bitung Pimpin Pengamanan, Pemkot Resmi Buka FPSL 2026: “Together in Harmony”


BITUNG, GardaRakyatNusantara.Online – Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 resmi dibuka di Kota Bitung. Mengusung semangat “Together in Harmony”, festival yang menjadi salah satu agenda pariwisata daerah ini mulai berlangsung Sabtu (3/10/2026) dan dijadwalkan hingga 11 Oktober 2026.

Pembukaan FPSL 2026 berlangsung di kawasan Satuan Patroli Komando Daerah Angkatan Laut (Satrol Kodaeral) VIII dan dibuka langsung oleh Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E.

Di tengah dimulainya berbagai rangkaian kegiatan festival, Polres Bitung memastikan aspek keamanan menjadi perhatian utama.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., hadir langsung bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung sekaligus memimpin kesiapan pengamanan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Sebanyak 76 personel Polres Bitung dikerahkan untuk mengawal rangkaian FPSL 2026. Pengamanan diperkuat melalui sinergi bersama unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja serta instansi terkait lainnya.

Kehadiran personel tidak hanya diarahkan untuk menjaga lokasi festival. Pengamanan juga mencakup pengaturan arus lalu lintas, pemantauan aktivitas masyarakat serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kapolres Tekankan Pengamanan Humanis

Kabag Ops Polres Bitung AKP Nofri Sadia, S.Sos., S.H., mengatakan bahwa seluruh personel telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan humanis selama menjalankan tugas.

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus pelayanan kepada pengunjung festival.

“Bapak Kapolres menekankan bahwa pengamanan FPSL bukan semata-mata menjaga kegiatan agar aman, tetapi juga bagaimana kehadiran personel dapat memberikan rasa nyaman dan membantu masyarakat. Personel harus hadir dengan sikap humanis, ramah, responsif dan tetap profesional dalam menjalankan tugas,” ujar Nofri.

Pola pengamanan juga mengedepankan upaya pencegahan dan deteksi dini. Personel ditempatkan pada sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat untuk mengantisipasi kepadatan maupun potensi gangguan kamtibmas.

Polres Bitung turut mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga keamanan selama festival berlangsung.

Pengunjung diminta mematuhi arahan petugas, menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak dan keluarga, serta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama FPSL berlangsung. Nikmati seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, patuhi arahan petugas, jaga barang bawaan, awasi anak-anak dan keluarga, serta tetap menjaga kebersihan lingkungan,” jelasnya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan selama kegiatan juga diminta segera menghubungi petugas yang berada di lokasi.

FPSL Jadi Panggung Pariwisata dan Ekonomi Bitung

FPSL 2026 tidak hanya menjadi agenda pertunjukan seni dan budaya. Festival ini juga menjadi momentum Pemerintah Kota Bitung untuk memperkenalkan potensi pariwisata daerah sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi kreatif.

Dengan hadirnya masyarakat dan wisatawan dalam berbagai rangkaian kegiatan, FPSL diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi lokal.

Karena itu, situasi keamanan dan ketertiban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan penyelenggaraan festival.

Polres Bitung memastikan pengamanan dilakukan secara berkelanjutan hingga seluruh rangkaian FPSL berakhir pada Minggu (11/10/2026).

Kabag Ops menegaskan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Dukungan masyarakat serta koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam menjaga suasana tetap kondusif.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polri bersama TNI dan seluruh instansi terkait akan terus bersinergi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin masyarakat dapat menikmati FPSL dengan rasa aman, nyaman dan penuh kegembiraan,” tambahnya.

Dalam menjalankan tugas, personel tetap diarahkan mengedepankan sikap persuasif dan humanis. Namun, tindakan tegas sesuai ketentuan tetap dilakukan apabila ditemukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kapolres Bitung dalam kegiatan tersebut didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bitung, antara lain Kabag Ops AKP Nofri Sadia, S.Sos., S.H.; Kasat Reskrim AKP Ahmad Anuggrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H.; Kasat Lantas AKP Dwi Dea Anggraini, S.Tr.K., S.I.K., M.H.; Kapolsek Aertembaga AKP Denny S. Tampenawas, S.Sos., S.H.; Kasat Intelkam IPTU Cristian Winter P. Pardede, S.H.; Kasat Samapta IPTU Wakit Sugianto; Kasi Humas AKP Abdul Natip Anggai; serta Kasat Polairud IPDA John Marisi, S.H.

Pembukaan FPSL 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Bitung, Dansatrol Kodaeral VIII beserta staf, Sekretaris Daerah Kota Bitung Ir. Ign. Rudy Theno, S.T., M.T., Kepala Dinas Kominfo Altin Tumengkol, para Kepala Perangkat Daerah, pimpinan BUMD dan undangan lainnya.

Dengan tema “Together in Harmony”, FPSL 2026 diharapkan menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus sarana memperkuat promosi budaya dan pariwisata Kota Bitung.

Sinergi Pemerintah Kota Bitung, Polres Bitung, TNI, instansi terkait dan masyarakat menjadi bagian penting agar seluruh rangkaian festival dapat berlangsung aman, tertib dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Polres Bitung pun memastikan pengamanan terus dikawal sampai berakhirnya seluruh agenda FPSL 2026.


(Red_FRT)

Baca Juga

Post a Comment

أحدث أقدم
);
f t P ✓ ✉
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara