MANADO, GardaRakyatNusantara.Online — Pengabdian kepada masyarakat tidak mengenal batas wilayah tugas. Semangat inilah yang ditunjukkan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara ketika personelnya turun langsung membantu pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan di Kota Manado dan Kota Bitung, Senin (26/10/2026).
Tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah perairan dan udara, Ditpolairud Polda Sulut memperluas jangkauan pelayanannya melalui aksi nyata di jalan raya. Kehadiran personel kepolisian tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., ini turut mendapat dukungan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sulut dan Polisi Militer Kodam XIII/Merdeka. Sinergi tersebut memperlihatkan komitmen bersama dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat di Sulawesi Utara.
DIRPOLAIRUD: POLISI HARUS HADIR DAN MEMBERIKAN MANFAAT NYATA BAGI MASYARAKAT
Sebelum menerjunkan personel ke lapangan, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas memberikan arahan sekaligus memimpin doa bersama. Momentum tersebut menjadi bagian dari persiapan personel agar senantiasa mengedepankan profesionalisme, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
Dalam arahannya, Dirpolairud menegaskan bahwa tugas kepolisian bukan semata-mata menjalankan kewenangan penegakan hukum, melainkan juga memastikan masyarakat memperoleh perlindungan, pengayoman, serta pelayanan yang tulus dan humanis.
Dengan penuh penekanan, ia mengingatkan bahwa polisi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, setiap anggota Polri harus memiliki kepedulian dan tanggung jawab moral dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Polisi berasal dari masyarakat, maka kami harus melindungi masyarakat seperti keluarga kami sendiri.”
“Polisi harus hadir di tengah masyarakat untuk melayani, mengayomi, dan melindungi — itu adalah filosofi Polisi Bersama Masyarakat.”
Pernyataan tersebut menjadi pesan mendasar bagi seluruh personel Ditpolairud Polda Sulut agar senantiasa menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Bagi Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga yang dilayaninya.
DARI LAUT HINGGA JALAN RAYA, DITPOLAIRUD HADIR MEMBANTU MASYARAKAT
Usai menerima pengarahan, personel Ditpolairud Polda Sulut bergerak menuju sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan di wilayah Manado dan Bitung. Para personel membantu mengatur arus lalu lintas dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta pendekatan yang santun dan humanis.
Kehadiran anggota Ditpolairud di tengah aktivitas masyarakat memperlihatkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berlangsung di wilayah perairan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah mobilitas masyarakat yang terus meningkat, pengaturan lalu lintas menjadi salah satu bentuk pelayanan penting untuk mendukung kelancaran perjalanan, mengurangi potensi kemacetan, dan menciptakan situasi berkendara yang lebih tertib.
Melalui kegiatan tersebut, Ditpolairud Polda Sulut berupaya menunjukkan bahwa semangat pengabdian anggota Polri dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk pelayanan, termasuk membantu masyarakat di jalan raya.
Keterlibatan Ditlantas Polda Sulut dan Pom Kodam XIII/Merdeka semakin memperkuat koordinasi lintas satuan dalam mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban lalu lintas di wilayah Sulawesi Utara.
KESELAMATAN PENGENDARA MENJADI PRIORITAS, DIRPOLAIRUD INGATKAN BAHAYA PELANGGARAN LALU LINTAS
Selain memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas turut menyampaikan pesan penting kepada masyarakat mengenai keselamatan berkendara.
Ia mengingatkan bahwa kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh diabaikan. Setiap pelanggaran, sekecil apa pun, berpotensi menimbulkan risiko yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas dapat berakibat fatal bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain.”
Peringatan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab ketika berada di jalan raya.
Pengendara sepeda motor diimbau untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, sedangkan pengemudi dan penumpang mobil diingatkan agar mengenakan sabuk pengaman. Masyarakat juga diminta tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi, tidak melawan arus, serta senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Kesadaran dan kedisiplinan setiap pengguna jalan dinilai menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan serta menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman dan tertib.
BUTUH BANTUAN POLISI? LAYANAN CALL CENTER 110 SIAP MELAYANI MASYARAKAT
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi petugas apabila menghadapi situasi darurat, gangguan keamanan, atau keadaan lain yang membutuhkan bantuan kepolisian.
Melalui Call Center Polri 110, masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun meminta bantuan secara gratis. Layanan tersebut menjadi salah satu sarana untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Selain memanfaatkan layanan 110, masyarakat juga dapat mendatangi kantor polisi terdekat untuk memperoleh bantuan dan pelayanan sesuai kebutuhan.
Ketersediaan akses pelayanan tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus mendorong terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
PESAN DIRPOLAIRUD KEPADA PERSONEL: JAGA INTEGRITAS, KEHORMATAN KELUARGA, DAN NAMA BAIK INSTITUSI
Menjelang berakhirnya pengarahan, Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas kembali memberikan pesan kepada seluruh personel Ditpolairud Polda Sulut agar senantiasa menjaga sikap, perilaku, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai anggota Polri.
Menurutnya, setiap tindakan personel di tengah masyarakat tidak hanya mencerminkan kualitas pribadi, tetapi juga membawa nama baik keluarga, kesatuan, dan institusi kepolisian secara keseluruhan.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh anggota agar menjauhi perbuatan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun mencederai kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
“Semoga personel Ditpolairud selalu siap hadir untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat di mana pun berada.”
“Jangan pernah berbuat hal yang merugikan diri sendiri, dan senantiasa jaga nama baik kesatuan serta keluarga tercinta.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian sebagai anggota Polri menuntut kedisiplinan, keteladanan, dan integritas yang harus dijaga, baik ketika menjalankan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Profesionalisme personel tidak hanya tercermin dari keberhasilan melaksanakan tugas, tetapi juga melalui kemampuan menjaga kepercayaan publik dengan menunjukkan perilaku yang bertanggung jawab dan menghormati masyarakat.
POLISI BERSAMA MASYARAKAT, PENGABDIAN YANG MELAMPAUI BATAS TUGAS
Keterlibatan personel Ditpolairud Polda Sulut dalam pengaturan lalu lintas di Kota Manado dan Kota Bitung menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian dapat menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat, tidak terbatas pada tugas utama pengamanan wilayah perairan dan udara.
Melalui kepemimpinan Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, kegiatan ini diharapkan semakin menumbuhkan semangat kepedulian, kebersamaan, serta tanggung jawab personel dalam memberikan pelayanan yang profesional dan humanis.
Sinergi antarsatuan yang terbangun juga menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Utara.
Dari laut hingga jalan raya, semangat pengabdian Ditpolairud Polda Sulut membawa satu pesan penting: kehadiran polisi harus memberikan manfaat nyata, menghadirkan rasa aman, dan memperkuat kepercayaan masyarakat.
Sebab, pengabdian kepolisian tidak hanya diukur dari luasnya wilayah yang dijaga, tetapi juga dari kepedulian dan tanggung jawab dalam melindungi setiap warga yang membutuhkan pelayanan.
(Red_FRT)
GardaRakyatNusantara.Online
Profesional, Faktual, dan Berimbang.
Posting Komentar