BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Tak Sekadar Seremoni! Kapolres dan Ketua Bhayangkari Bitung Hadiri Donor Darah HUT Humas Polri, Bantu Pasien yang Membutuhkan


BITUNG, GardaRakyatNusantara.Online — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri di Kota Bitung tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Semangat kemanusiaan diwujudkan melalui aksi donor darah yang melibatkan personel kepolisian, Bhayangkari, dan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian terhadap pasien yang membutuhkan darah untuk menjalani perawatan medis.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bitung, Ny. Hikma Arie, menghadiri kegiatan donor darah yang berlangsung di Klinik Pratama Aspol Pinokalan Polres Bitung, Jumat (23/10/2026).

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus mengajak masyarakat memahami pentingnya donor darah bagi pelayanan kesehatan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Klinik Pratama Polres Bitung dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bitung.

62 Orang Mendaftar, 17 Pendonor Berhasil Menyumbangkan Darah

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah masyarakat dan personel yang mendaftarkan diri untuk mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 62 orang tercatat sebagai calon pendonor. Namun, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, hanya 17 orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan medis dan berhasil mendonorkan darah.

Dari 17 pendonor tersebut, sebanyak 16 orang merupakan laki-laki dan satu orang perempuan. Sementara itu, 45 calon pendonor lainnya belum dapat mendonorkan darah karena kondisi kesehatan mereka belum memenuhi persyaratan, di antaranya tekanan darah tinggi atau hipertensi dan kadar hemoglobin (Hb) yang rendah.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan donor darah tidak hanya membutuhkan kepedulian dan kemauan untuk berbagi, tetapi juga harus memperhatikan kondisi kesehatan pendonor demi menjaga keamanan proses donor serta kualitas darah yang akan digunakan untuk kebutuhan medis.

Meski tidak semua peserta dapat mendonorkan darah, partisipasi mereka tetap menjadi bagian dari tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya aksi kemanusiaan.

Setetes Darah Dapat Membantu Pasien yang Membutuhkan

Donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang memiliki manfaat penting bagi pelayanan kesehatan. Ketersediaan darah dibutuhkan dalam berbagai kondisi medis, antara lain penanganan pasien yang mengalami kehilangan darah, menjalani operasi, atau memerlukan transfusi akibat penyakit tertentu.

Karena itu, kegiatan donor darah seperti yang dilaksanakan Polres Bitung diharapkan dapat mendorong semakin banyak masyarakat untuk berpartisipasi secara sukarela sesuai persyaratan medis.

Melalui Kasi Humas Polres Bitung, Kapolres AKBP Arie Sulistyo Nugroho menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap sesama sekaligus ajakan untuk memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sederhana yang memiliki arti besar bagi orang lain. Setetes darah yang kita sumbangkan dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang membutuhkan.”

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh personel Polri, Bhayangkari, dan masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Donor darah bukan sekadar kegiatan memperingati hari jadi institusi, melainkan kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan pelayanan kesehatan.

Belum Memenuhi Syarat Medis, Keselamatan Tetap Diutamakan

Kapolres Bitung juga mengingatkan bahwa calon pendonor yang belum memenuhi persyaratan medis tidak perlu berkecil hati. Pemeriksaan kesehatan merupakan prosedur penting untuk memastikan keselamatan pendonor sekaligus menjaga kualitas darah yang akan disumbangkan.

“Bagi masyarakat yang belum dapat mendonorkan darah karena kondisi kesehatan atau belum memenuhi persyaratan medis, tidak perlu berkecil hati. Keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan pendonor.”

“Tetap jaga kesehatan, dan jangan pernah berhenti berbuat baik karena kepedulian kepada sesama dapat diwujudkan melalui banyak cara.”

Calon pendonor diimbau menjaga kesehatan, beristirahat cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan mengikuti arahan petugas kesehatan sebelum kembali mengikuti kegiatan donor darah.

Dengan demikian, semangat kemanusiaan tetap dapat tumbuh tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan setiap peserta.

Bangun Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Lebih lanjut, momentum HUT ke-75 Humas Polri diharapkan menjadi pengingat bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata.

Kapolres Bitung, melalui Kasi Humas, menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang tulus, sikap humanis, serta keterlibatan dalam kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Sejalan dengan tema ‘Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri’, kami berharap semangat kebersamaan dan kepedulian ini terus terpelihara.”

“Kepercayaan masyarakat tumbuh melalui pelayanan yang tulus, sikap humanis, dan kehadiran Polri yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”

Kehadiran Kapolres Bitung bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bitung dalam kegiatan tersebut turut menandai dukungan terhadap upaya membangun kepedulian sosial melalui kolaborasi antara kepolisian, organisasi Bhayangkari, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

Pada akhirnya, keberhasilan kegiatan kemanusiaan tidak hanya dilihat dari jumlah peserta yang berhasil mendonorkan darah, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran untuk saling membantu dan menjaga kesehatan.

Melalui aksi donor darah dalam peringatan HUT ke-75 Humas Polri ini, Polres Bitung mengajak masyarakat menjadikan kepedulian sebagai tindakan nyata. Sebab, setetes darah yang diberikan secara sukarela dapat menjadi bagian penting dari upaya membantu pasien yang membutuhkan transfusi.


(Red_FRT)

GardaRakyatNusantara.Online — Mengabarkan Fakta, Mengawal Kepentingan Rakyat.


Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
);
f t P ✓ ✉
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara