Garda Rakyat Nusantara.Online, Bitung – Aparat kepolisian tengah mendalami dugaan tindak pidana pengeroyokan yang menimpa seorang wartawan di Kota Bitung. Korban diketahui bernama Andre Maurits W. Koloay, yang diduga menjadi sasaran kekerasan oleh seorang pria berinisial FM bersama beberapa rekannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis dini hari (19/03/2026), berawal saat korban menghadiri sebuah acara di rumah warga yang berlokasi di Kelurahan Apela Dua, Kecamatan Ranowulu. Sekitar pukul 22.00 Wita, korban masih terlihat berbincang santai bersama sejumlah tamu undangan, termasuk para terduga pelaku.
Namun suasana yang semula kondusif berubah drastis menjelang pukul 03.00 Wita. Tanpa pemicu yang jelas, FM tiba - tiba mendatangi korban dan melayangkan pukulan bertubi - tubi ke arah wajah. Aksi tersebut kemudian diikuti oleh seorang lainnya berinisial RP, yang turut melakukan kekerasan terhadap korban.
Akibat kejadian itu, korban segera melaporkan insiden yang dialaminya ke pihak Polsek Ranowulu. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh aparat dengan melakukan pemeriksaan terhadap korban serta sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai melalui Kasi Humas AKP Abd Natip Anggai menyampaikan bahwa pihaknya serius menangani perkara ini dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
“Kami telah menerima laporan dugaan pengeroyokan tersebut dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Pemeriksaan saksi-saksi serta pengumpulan alat bukti terus dilakukan. Kami mengimbau semua pihak untuk bersikap kooperatif dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada kepolisian,” jelasnya.
Lebih lanjut, kepolisian akan menggelar perkara setelah seluruh rangkaian penyelidikan dianggap cukup, guna menentukan langkah hukum berikutnya terhadap para terduga pelaku.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Kepolisian juga menekankan agar setiap persoalan diselesaikan secara bijak tanpa mengedepankan kekerasan, terlebih dalam situasi yang dipicu oleh emosi maupun pengaruh minuman keras.
Polisi turut mengajak masyarakat untuk aktif menjaga situasi kamtibmas dan tidak ragu melaporkan setiap tindakan kriminal yang terjadi di sekitarnya. Diharapkan, penanganan kasus ini dapat memberikan keadilan bagi korban sekaligus menjadi pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
(Hs)

إرسال تعليق