BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Dua Kelompok Remaja di Bitung Berdamai, Kapolres: Jangan Biarkan Masa Depan Redup karena Hukum


BITUNG, GardaRakyatNusantara.Online— Dua kelompok remaja dari Kompleks Kombos atau Cantik Manis dan Pasar Tua atau THU di Kota Bitung menyepakati perdamaian dalam sebuah deklarasi yang digelar Jumat (18/9/2026).

Deklarasi tersebut menjadi momentum untuk mengakhiri pertikaian sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kerukunan di lingkungan masyarakat.

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak para remaja untuk tidak lagi terlibat dalam aksi kekerasan maupun tindakan yang dapat membawa mereka berhadapan dengan hukum.

Dengan pendekatan persuasif, Kapolres mengingatkan bahwa para remaja memiliki perjalanan hidup yang masih panjang. Karena itu, setiap persoalan sebaiknya diselesaikan dengan cara yang damai dan tidak mengorbankan masa depan.

“Kami sebenarnya sayang kepada warga Kota Bitung. Adik-adik semua masih mempunyai masa depan yang panjang. Jangan sampai masa depan yang begitu baik menjadi redup karena bermasalah dengan hukum,” ujar AKBP Arie.

Ia menegaskan, kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum. Menurutnya, upaya pencegahan dan pembinaan juga penting dilakukan agar generasi muda dapat berkembang serta terhindar dari berbagai persoalan yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun lingkungan.

Kapolres juga mengajak para orang tua untuk memberikan perhatian dan pendampingan kepada anak-anak mereka. Menurutnya, dukungan keluarga diperlukan agar para remaja dapat menyalurkan energi dan potensi mereka melalui kegiatan yang positif.

“Saya yakin kalian mempunyai prestasi yang hebat jika dibimbing dan diarahkan ke jalan yang benar. Mari kita hilangkan kekerasan, saling menghargai dan menjaga kerukunan. Hargailah orang lain jika kamu ingin dihargai,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, semangat persaudaraan juga menjadi pesan utama yang disampaikan kepada masyarakat. Perdamaian antara kelompok Kombos dan Pasar Tua diharapkan tidak berhenti pada deklarasi, tetapi diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan menjaga hubungan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat “Torang Samua Basudara” turut digaungkan sebagai pengingat bahwa perbedaan lingkungan maupun kelompok tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan tindakan kekerasan.

Kegiatan deklarasi perdamaian tersebut turut dihadiri Camat Maesa Fatmawati Suleman, S.St., Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus, S.Sos., Danramil, Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Intelkam IPTU Christian W.P. Pardede, S.H., M.H., serta Kasat Sabhara IPTU Suprihadi Wakit Sugianto, S.Sos.

Hadir pula Ketua Esa Keter (KEK) Kota Bitung Richard Mamuntu, Ketua HNSI Kota Bitung Mario Mamuntu, Ketua BSMI Kota Bitung H. Sapiin Palakua atau H. Tago, personel Polres Bitung dan Polsek Maesa.

Sekitar 200 warga dari Kompleks Kombos dan Pasar Tua ikut menghadiri kegiatan tersebut.

Deklarasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif sekaligus mendorong generasi muda Kota Bitung agar mengedepankan persaudaraan, saling menghargai dan menyelesaikan setiap persoalan tanpa kekerasan.


(Red_FRT)

GardaRakyatNusantara.Online — Berita Faktual, Mengawal Kepentingan Rakyat.

Baca Juga

Post a Comment

أحدث أقدم
);
f t P ✓ ✉
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara