BREAKING NEWS
Isu Sertifikasi Damkar Berbayar Dipastikan Tidak Benar | Ratusan Taruna Akpol Turun ke Aceh Tamiang, Polri Dorong Akselerasi Pemulihan Pascabencana | Waketum LAHAM RI Akram Pasau dan Ketua DPW Gorontalo Janes Komenaung Minta DPD Tidak Mendukung Perusahaan | Patroli Pantera Presisi Polres Bitung Hadir di Tengah Masyarakat, Jaga Kota Tetap Aman dan Nyaman | Polsek Singkil Klarifikasi Pengaduan Warga yang Viral di Media Sosial

Monev Pasca Pelatihan di Kanwil Kemenkum Malut, Bapelkum Bitung Tekankan Evaluasi Jujur dan Transparan


TERNATE, GardaRakyatNusantara.Online – Upaya meningkatkan kualitas pelatihan di bidang hukum terus dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum (Bapelkum) Bitung. Salah satunya melalui pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pasca Pelatihan (EPP) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin Kepala Bapelkum Bitung, Sudarsono, tersebut menjadi ruang untuk melihat secara langsung sejauh mana pelatihan yang telah diberikan mampu memenuhi kebutuhan peserta sekaligus mendukung peningkatan kompetensi dalam pelaksanaan tugas.

Sudarsono hadir bersama pejabat manajerial dan staf Bapelkum Bitung. Sebanyak 34 alumni pelatihan yang mengikuti pembelajaran melalui metode Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) maupun klasikal selama periode 2025–2026 turut dilibatkan dalam kegiatan evaluasi tersebut.

Evaluasi tidak hanya diarahkan pada hasil pembelajaran peserta. Berbagai aspek penyelenggaraan turut menjadi perhatian, mulai dari ketersediaan fasilitas, kualitas modul, kinerja penyelenggara, hingga kompetensi tenaga pengajar.

Di hadapan para alumni, Kepala Seksi Program dan Evaluasi Bapelkum Bitung, Abdul Majid Ode, memberikan pengarahan mengenai mekanisme pengisian serta pelaksanaan evaluasi pascapelatihan.

Evaluasi tersebut dinilai penting karena masukan langsung dari peserta dapat menjadi gambaran mengenai kualitas pelatihan dari sisi penerima manfaat. Dengan demikian, hasil evaluasi dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan pada penyelenggaraan pelatihan berikutnya.

Pada kesempatan yang sama, Sudarsono memaparkan transformasi Bapelkum Bitung dalam memperluas perannya sebagai penyelenggara pelatihan di bidang hukum secara lebih komprehensif.

Perluasan peran tersebut tidak hanya menyasar peserta dari lingkungan Kementerian Hukum. Bapelkum Bitung juga membuka ruang penyelenggaraan pelatihan bagi peserta di luar lingkungan kementerian sesuai dengan kebutuhan pengembangan kompetensi di bidang hukum.

Namun, menurut Sudarsono, keberhasilan evaluasi sangat bergantung pada keterbukaan peserta dalam memberikan penilaian. Karena itu, ia meminta seluruh alumni menyampaikan kondisi yang sebenarnya melalui kuesioner yang telah disiapkan.

“Kami berharap para peserta mengisi kuesioner dengan jujur, agar setiap kekurangan yang ada dapat segera kami perbaiki,” tegas Sudarsono.

Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pelaksanaan Monev. Bagi Bapelkum Bitung, kritik maupun masukan dari alumni bukan sekadar penilaian terhadap kegiatan yang telah berlangsung, tetapi menjadi bahan untuk menentukan langkah perbaikan ke depan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) Kanwil Kemenkum Maluku Utara, Muh. Kasim Umasangadji, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Maluku Utara, serta Ketua Tim SDM Maluku Utara, Mahany.

Tidak berhenti pada pengisian kuesioner, proses evaluasi kemudian diperdalam melalui wawancara dengan lima orang perwakilan alumni. Sesi tersebut dimanfaatkan untuk menggali pengalaman peserta secara lebih mendalam selama mengikuti program pelatihan.

Berbagai masukan, kritik dan saran yang diperoleh dari rangkaian evaluasi tersebut selanjutnya menjadi bahan bagi Bapelkum Bitung untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pelatihan.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara terbuka dan berkelanjutan, Bapelkum Bitung berupaya memastikan kompetensi yang diperoleh peserta selama pelatihan tidak berhenti pada proses pembelajaran, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Bapelkum Bitung untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan pelatihan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kompetensi di bidang hukum.


(Red_FRT)

GardaRakyatNusantara.Online — Berimbang, Faktual dan Terpercaya.


Baca Juga

Post a Comment

أحدث أقدم
);
f t P ✓ ✉
GULIR UNTUK MELANJUTAKAN MELIHAT BERITA
GARDA RAKYATNUSANTARA
Suara Kebenaran untuk Nusantara